Tak pernah aku memiliki pacar seperti yang satu ini.
Begitu keras hingga tak mau mendengarkan ucapanku.
Mungkin memang dia nggak setuju dengan pendapatku, tapi kan bukan dengan cara nggak hargai aku?
Apa yang aku ucap dianggapnya salah. Padahal aku berbicara bukan atas namaku, tapi atas nama sepahamanku terhadap orang lain yang memandangnya.
Aku hanya menolong dia, tapi dia menganggapku memojokkannya. Aku salah? Salah kalau ingin menolong? Aku sayang dia, makanya aku nolongin dia. Tapi malah aku dibilang mojokinlah, menjudgelah.
Sakit hatiku dibilang seperti itu. Dan dia bahkan nggak peka kalau dia udah nyakitin hatiku. Aku bahkan lebih dari tersinggung.
Sakitnya keterlaluan, baru kali ini seumur-umur punya pacar yang nggak mau sama sekali dengerin aku. Malahan mendebatku dengan kata-kata yang nyolot.
Kenapa dia nggak peka dengan perasaan perempuan?
Bahkan aku yang minta maaf. Aku minta maaf karena aku berusaha nolong dia. Aku minta maaf karena aku cuma pengen diskusi baik-baik sama dia. Aku minta maaf karena aku tersakiti. Hah, lelaki jaman sekarang...
Tuesday, June 18, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment