Pagiku sepi, malamku lengang.
Tiba-tiba datang, tiba-tiba hilang.
Kamu seperti hantu, suka tiba-tiba seperti itu.
Aku bersyukur bisa bertemu denganmu lagi, mengubah hidupku, mengubahku menjadi orang yang lebih baik.
Tapi seiring waktu, aku sepi. Apakah ini resiko menjadi orang yang lebih baik?
Aku tau inilah resikonya, aku tau kamu sudah memperingatkan aku. Aku paham keadaanmu, aku paham kesusahanmu. Tapi aku sepi...
"Datanglah Sayang Dan Biarkan Aku Berbaring
Di Pelukanmu,walaupun 'tuk Sejenak
Usaplah Dahiku Dan Kan Kukatakan Semua
Bilaku Lelah Tetaplah Di Sini
Jangan Tinggalkan Aku Sendiri
Bilaku Marah Biarkan Ku Bersandar
Jangan Kau Pergi Untuk Menghindar
Rasakan Resahku Dan Buat Aku Tersenyum
Dengan Canda Tawamu,walaupun Tuk Sekejap
Kar'na Hanya Engkaulah Yang Sangggup Redakan Aku
Kar'na Engkaulah Satu-satunya Untukku
Dan Pastikan Kita Selalu Bersama
Kar'na Dirimulah Yang Sanggup Mengerti Aku
Dalam Susah Maupun Senang
Dapatkah Engkau Selalu Menjagaku
Dan Mampukah Engkau Mempertahankanku ... "
SO7 - Buat Aku Tersenyum
However, I Love You...
Aku masih percaya pada prinsip batu yang keras sekalipun bisa berlubang jika ditetesi air terus-menerus.
Dan aku masih akan terus memercayai hal itu hingga dayaku habis.
Jika nanti suatu saat dayaku 'tlah habis, aku serahkan semuanya pada Yang Di Atas ...
Bukan so alim, tapi aku yakin semua hal di dunia hadir karena / untuk suatu alasan.
Dan kehadiranmu, mas manis, 'tlah membuatku menjadi sosok yang lebih baik (agaknya, sedikiiitt lebih baik :D )
Harapanku, kehadiranku memiliki arti positif tersendiri untukmu, aku hanya ingin hidupku ini berarti untuk hidup orang lain, terutama kamu, mas manis. ^^
Thursday, July 11, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment